Penyakit Periodontitis

Anda sering merasa nyeri saat mengunyah makanan? Gusi terasa lunak apabila disentuh? Merasakan napas dan mulut menjadi bau? Hati-hati bisa jadi itu merupakan tanda dari penyakit Periodontitis! Ketahui gejala, penyebab dan cara mengobatinya berikut ini sampai tuntas!!

Periodontitis merupakan infeksi gusi yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Kondisi ini perlu segera diobati karena bisa menyebabkan gigi tanggal. Periodontitis banyak diderita pada usia remaja.

Saat terjadi periodontitis, bakteri menumpuk sebagai plak pada pangkal gigi, sehingga merusak jaringan di sekitar gigi dan menimbulkan abses gigi, serta beresiko menyebabkan kerusakan tulang.

Kondisi ini umum terjadi dan bisa terjadi pada pasien dengan usia berapa pun. Periodontitis bisa ditangani dengan mengurangi faktor-faktor resikonya.

Gejala Periodontitis

Ada beberapa jenis periodontitis, akan tetapi yang paling umum adalah periodontitis akut yang mana sebagian penderitanya adalah orang dewasa. Seseorang yang terkena periodontitis akan merasakan gejala-gejala seperti:

  • Gigi tanggal
  • Nyeri saat mengunyah
  • Jarak antara satu gigi dan gigi lainnya terasa renggang
  • Gusi bengkak dan berwarna merah atau keunguan
  • Keluarnya nanah pada bagian yang membatasi gigi dan gusi
  • Gusi terasa lunak jika disentuh
  • Penyusutan gusi, sehingga ukuran gigi terlihat lebih tinggi dari biasanya
  • Penumpukan plak dan karang gigi pada gigi
  • Mulut terasa tidak enak dan napas menjadi bau.

Terdapat berbagai jenis atau golongan periodontitis. Periodontitis kronis merupakan tipe yang paling umum, menyerang orang dewasa pada umumnya, akan tetapi juga bisa menyerang anakanak. Periodontitis agresif biasanya muncul pada masa kanak-kanan atau awal masa dewasa dan menyerang hanya sebagian kecil orang.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan diatas. Apabila anda mempunyai kekhawatiran pada sebuah gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter anda.

Penyebab Periodontitis

Periodontitis disebabkan oleh radang gusi yang tidak terobati. Peradangan ini dipicu oleh penumpukan plak sehingga lambat laun membentuk karang gigi sebagai media berkembangbiaknya bakteri.

Bakteri yang awalnya hanya mengiritasi bagian gusi di sekitar gigi (gingiva), lambat laun menyebabkan terbentuknya celah atau kantong pada gusi yang memisahkan antara jaringan gusi dengan gigi sehingga menyebabkan gigi mudah tanggal. Bakteri tersebut akan menginfeksi lebih dalam lagi hingga merusak jaringan dan tulang di dalam gusi.

Periodontitis di mulai dengan plak. Plak merupakan penumpukan bakteri saat anda tidak menyikat gigi. Plak memburuk apabila anda makan makanan manis dan mengandung pati. Menggosok dan menggunakan benang gigi bisa mengangkat plak, akan tetapi plak cepat terbentuk kembali biasanya dalam 24 jam. Penyebab lainnya adalah karang gigi – plak yang mengeras pada gigi. Karang gigi lebih sulit dihilangkan dan bisa mengiritasi gusi.

Semakin lama plak dan karang gigi anda berada, semakin besar kerusakan yang bisa terjadi. Peradangan bisa menyebabkan tumbuhnya kantung-kantung berisi plak, karang gigi dan bakteri diantara gusi dan gigi.

Tidak hanya itu, ada juga beberapa faktor yang bisa meningkatkan anda terkena periodontitis diantaranya yaitu:

  • Gangguan saat gigi anda menggigit
  • Radang gusi
  • Restorasi gigi yang tidak pas
  • Keturunan
  • Penyalahgunaan zat
  • Kebiasaan merawat gigi yang buruk
  • Perubahan hormon akibat kehamilan atau menopause
  • Penggunaan tembakau
  • Obat-obatan tertentu
  • Diabetes
  • Gizi yang buruk
  • Usia yang sudah tua
  • Imunitas yang menurun akibat leukimia, HIV/AIDS atau kemoterapi.

Perawatan Periodontitis Di Rumah


Berikut ini merupakan beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bisa membantu anda mengobati periodontitis diantaranya yaitu:

  • Lakukan pembersihkan gigi profesional secara rutin dengan jadwal yang direkomendasikan oleh dokter gigi
  • Gunakan sikat gigi yang lembut dan gantu setiap 3-4 bulan
  • Pertimbangkan untuk menggunakan sikat gigi elektrik yang bisa lebih efektif dalam mengangkat plak dan karang
  • Sikat gigi 2 kali dalam sehari atau lebih baik setiap setelah makan
  • Bersihkan gigi dengan benang gigi setiap hari
  • Gunakan obat kumur untuk membantu mengurangi plak diantara gigi
  • Lengkapi dengan pembersih antara gigi, seperti tusuk gigi, sikat interdental yang dirancang khusus untuk membersihkan sela-sela gigi
  • Anda juga bisa mencoba beberapa trik jitu untuk mengatasi periodontitis yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah di rumah.

Pengobatan Periodontitis


Tujuan pengobatan periodontitis adalah mengurangi peradangan, menghilangkan celah antara gusia dan gigi, serta mengatasi penyebab peradangan gusi tersebut. Jika periodontitis belum parah dokter biasanya akan meresepkan antibiotik minum atau topikal (berupa gel atau obat kumur) untuk menghilangkan bakteri penyebab infeksi. Tidak hanya itu, scalling atau pembersihkan karang gigi juga diperlukan untuk menghilangkan karang gigi dan bakteri dari permukaan gigi atau bagian bawah gusi.

Jika bakteri dan plak bertumpuk di akar gigi, maka metode root planing diperlukan untuk membersihkan dan mencegah penumpukan bakteri dan karang gigi lebih lanjut, serta menghaluskan permukaan akar.

Untuk kasus periodontitis yang berat, biasanya dokter akan menerapkan prosedur operasi. Tindakan operasi yang dilakukan bisa berupa operasi untuk mengurangi kantong atau celah gusi, operasi untuk mencangkok jaringan lunak yang rusak akibat periodontitis, operasi cangkok tulang untuk memperbaiki tulang-tulang disekitar akar gigi yang telah hancur, serta mencabut gigi yang terkena agar tidak semakin parah dan menyerang daerah lain.

Anda juga bisa menggunakan obat herbal untuk mengobati periodontitis. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan-bahan alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping. Menggunakan obat herbal ini bisa anda pilih apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia dan tidak mau menjalani operasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Don\'t Copy Paste!!